DetikNews
Kamis 18 Mei 2017, 23:14 WIB

Menteri Budi Karya Buka Pameran 'Raja Kaya' Budi Ubrux

Bagus Kurniawan - detikNews
Menteri Budi Karya Buka Pameran Raja Kaya Budi Ubrux Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
Yogyakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi membuka pameran seni rupa Budi Ubrux. Pameran bertajuk 'Raja Kaya' memberi kesan tersendiri bagi Budi Karya ketika melihat berbagai karya seniman asal Yogyakarta itu.

"Yogya itu kota seni, kami yang di Jakarta selalu kangen soal ini," ungkap Budi Karya saat memberi sambutan di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) di Jl Sriwedani, Kamis (18/5/2017) malam.

Budi Karya juga mengaku kagum akan karya-karya Budi Ubrux maupun seniman lainnya di Yogyakarta. Interaksi seniman dan masyarakat yang akrab itu menjadi semangat tersendiri.

"Raja kaya, Budi Ubrux ini mengingatkan kegiatan petani kita yang dilakukan sehari-hari. Budi Ubrux ingin menyuarakan secara kritis tentang kesejahteraan pangan terutama masyarakat bawah. Kesejahteraan pangan, papan dan sandang," katanya.

Dia menambahkan Yogyakarta akan lebih berarti dan bersinar dengan dibangunnya bandara di Kulonprogo. Pemerintah tidak main-main dalam membangun bandara bertaraf internasional karena akan memudahkan tamu asing dari Eropa dan negara lain untuk datang ke Yogyakarta.

"Yogyakarta akan jadi pusat seni dan saat ini juga sudah ada landmark bandara," katanya.

Selain Budi Karya, seniman dan aktor Butet Kertaradjasa juga didaulat untuk memberikan sambutan. Butet mengaku sebagai teman Budi Ubrux, namun tidak berhasil menyelesaikan sekolah di Institut Seni Indonesia (ISI).

"Saya dan Budi Ubrux anggota korps alumni ISI yang DO (drop out) yang berhasil. Namun ada pula teman-teman yang lulus tapi belum berhasil. Ini juga jadi kritik bagi ISI," gurau Butet.

Menurut Butet, Budi Ubrux adalah sosok yang jarang bicara tapi banyak melakukan tindakan sosial di banyak hal. "Dia miskin bicara tapi kaya dengan karya," katanya.

Sementara itu kurator pameran, Suwarno Wisetrotomo mengatakan pameran Budi Ubrux ini tidak jatuh begitu saja dari langit atau secara tiba-tiba. Ada banyak teman yang menjadi pendorong sekaligus pengganggu agar Budi Ubrux berpameran.

"Ada tim pengganggu, yaitu Ong Hari Wahyu dan Pak Agung Tobing, seorang promotor dengan kegilaan. Derajat kegilaan terhadap dunia seni rupa Indonesia sangat luar biasa," katanya.

Menurut dia, judul pameran Raja Kaya itu adalah istilah sehari-hari milik lapisan masyakarat Jawa. Raja kaya menggambarkan tentang kecukupan sandang, papan dan pangan. Seorang yang menjadi pemilik lahan, pasti akan memiliki raja kaya atau binatang peliharaan seperti kerbau, sapi dan kambing.

"Di lahan yang dimiliki mereka bisa panen palawija, padi dan hewan peliharaan itu menjadi lambang status. Kalau sudah punyai itu semua berarti sempurna," katanya.

Menurutnya dalam proses kreatifnya Budi Ubrux adalah seorang yang tidak pandai berkata-kata tapi selalu tersenyum. Meski tidak pandai kata namun bis diungkapkan dengan karya luar biasa.

Beberapa seniman dan tokoh masyarakat yang dihadir diantaranya GBPH Prabukusumo, Kartika Affandi, Nasirun, Bayu Wardhana dan lain-lain. Mereka sempat melakukan kolabirasi melukis bersama di sebuah kanvas besar bersama Budi Ubrux.

Usai membuka pameran, Budi Karya langsung berkeliling melihat karya-karya Budi Ubrux yang didominasi karya sapi dan balutan lukisan koran. Saat berkeliling Budi Karya juga bertanya serius kepada Budi Ubrux mengenai semua karya yang dipamerkan. Mereka juga sempat berfoto di beberapa patung sapi.
  • Menteri Budi Karya Buka Pameran Raja Kaya Budi Ubrux
    Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
  • Menteri Budi Karya Buka Pameran Raja Kaya Budi Ubrux
    Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
  • Menteri Budi Karya Buka Pameran Raja Kaya Budi Ubrux
    Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
  • Menteri Budi Karya Buka Pameran Raja Kaya Budi Ubrux
    Foto: Bagus Kurniawan/detikcom

(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed