26 Anak Bolos UN SMP di Gunungkidul, Sebagian Besar Karena Bekerja

26 Anak Bolos UN SMP di Gunungkidul, Sebagian Besar Karena Bekerja

Usman Hadi - detikNews
Kamis, 04 Mei 2017 16:55 WIB
26 Anak Bolos UN SMP di Gunungkidul, Sebagian Besar Karena Bekerja
ilustrasi Foto: Rachman Haryanto
Gunungkidul - Sebanyak 26 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tidak mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Gunungkidul. Ironisnya, sebagian besar dari peserta yang membolos itu karena lebih memilih bekerja.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rosyid, mengatakan dari 26 siswa bolos ujian, 21 siswa yang tidak hadir sebagian besar karena tidak bisa meninggalkan pekerjaan. Sedangkan 4 siswa dilaporkan meninggal dan 1 anak sakit.

Para siswa itu membolos atas kehendak siswa sendiri. Pihak dinas sudah berusaha membujuk mereka untuk tetap tetap sekolah, namun mereka tetap mau melanjutkan. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab banyaknya siswa bolos, sehingga memaksa mereka meninggalkan UNBK meskipun hanya berlangsung empat hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harapan kami minimal mereka lulus sampai SMP. Memang faktor ekonomi jadi faktor utama kenapa mereka meninggalkan ujian (UNBK)," ujar Rosyid, Kamis (4/5/2017).

Tahun ini di Gunungkidul sekitar 9911 siswa dari 142 sekolah tetap melaksanakan UNBK, dengan 36 sekolah di antaranya menggabung. Sekolah yang menggabung karena masih kekurangan komputer.

Persoalan kekurangan komputer ini sudah berusaha diantisipasi. Pemkab Gunungkidul telah membagikan 1.000 komputer untuk disebar di seluruh SMP Negeri di Gunungkidul. Namun pembagian komputer dengan anggaran pengadaan senilai Rp 4,5 miliar itu baru dibagikan di SMP Negeri, belum menyentuh sekolah swasta. (mbr/mbr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads