Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Bahron Rosyid, mengatakan dari 26 siswa bolos ujian, 21 siswa yang tidak hadir sebagian besar karena tidak bisa meninggalkan pekerjaan. Sedangkan 4 siswa dilaporkan meninggal dan 1 anak sakit.
Para siswa itu membolos atas kehendak siswa sendiri. Pihak dinas sudah berusaha membujuk mereka untuk tetap tetap sekolah, namun mereka tetap mau melanjutkan. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab banyaknya siswa bolos, sehingga memaksa mereka meninggalkan UNBK meskipun hanya berlangsung empat hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun ini di Gunungkidul sekitar 9911 siswa dari 142 sekolah tetap melaksanakan UNBK, dengan 36 sekolah di antaranya menggabung. Sekolah yang menggabung karena masih kekurangan komputer.
Persoalan kekurangan komputer ini sudah berusaha diantisipasi. Pemkab Gunungkidul telah membagikan 1.000 komputer untuk disebar di seluruh SMP Negeri di Gunungkidul. Namun pembagian komputer dengan anggaran pengadaan senilai Rp 4,5 miliar itu baru dibagikan di SMP Negeri, belum menyentuh sekolah swasta. (mbr/mbr)











































