Dari pantauan detikcom, ada 17 karangan bunga yang mengatasnamakan perorangan, komunitas, alumni universitas, alumni sekolahan dan kelompok lainnya.
"Bapak Condro K (Kapolda jateng) kami mendukung komitmen dan ketegasan bapak menumpas kelompok radikal dan intoleransi di NKRI," begitu salah satu tulisan di karangan bunga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, mengatakan karangan bunga tersebut merupakan dukungan masyarakat kepada TNI/Polri. Ia pun berterimakasih kepada siapapun pengirimnya.
"Kita berterimakasih pada yang memberikan kiriman karangan bunga, support," kata Condro, Kamis (4/5/2017).
Menurutnya karangan bunga itu merupakan ekspresi masyarakat yang cinta NKRI dan menginginkan perdamaian serta suasana yang kondusif.
"Tersirat warga masyarakat ingin ketenangan, ketentraman, tetap harmonis, rawat kebhinekaan, jaga persatuan dan kesatuan yang ditunjukkan disitu kepada pemerintah, TNI dan Polri. Jadi perhatian warga lain ingin kedamaian, Indonesia yang damai, aman kondusif," pungkas Condro.
Hingga siang ini karangan bunga warna-warni itu masih menghiasi pagar Mapolda Jateng. Anggota Polda Jateng yang berada di pos penjagaan kini sesekali harus melihat kondisi karangan bunga tersebut karena beberapa kali nyaris ambruk tertiup angin.
"Dari kemarin sore saya lihat beberapa. Menurut saya itu bentuk simpati masyarakat, dukungan untuk TNI/Polri. Kita harapkan bersama masyarakat melawan intoleransi," tambah Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Djarod Padakova. (alg/mbr)











































