Kirab dilakukan Jumat (21/4/2017) sejak pukul 08.30 WIB. Sekitar 500 pedagang mengikuti kirab tersebut. Di barisan depan, tampak pedagang membawa tumpeng nasi kuning. Ada pula pedagang yang membawa gunungan dari makanan dan pakaian dalam.
Sebanyak 70 pedagang lalu bersiap mengikuti prosesi peresmian oleh Presiden Joko Widodo di depan Pasar Klewer. Beberapa pedagang lainnya bersiap di kiosnya masing-masing untuk menerima kunjungan presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persiapan kita hanya satu minggu, sedangkan untuk menata kios harusnya butuh satu bulan. Inipun banyak yang kesulitan mencari tukang. Jadi masih banyak pedagang yang belum berani jualan hari ini," katanya.
Foto: bayu ardi isnanto/detikcom |
Sementara itu, Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo menyebut bangunan Pasar Klewer sudah 100 persen rampung. Peresmian dipilih tepat pada Hari Kartini dengan maksud tertentu.
"Pedagang ini banyak yang wanita, simbol dari perjuangan Kartini. Harapannya semoga mereka bisa berjuang di pasar yang baru. Dibangunnya Pasar Klewer ini ibaratnya habis gelap terbitlah terang," ungkapnya.
Pasar Klewer Solo terbakar habis pada 27 Desember 2014 lalu. Pasar kain terbesar di Jawa Tengah tersebut selanjutnya dibangun kembali dengan dana APBN. Lebih dari dua tahun ratusan pedagangnya menempati kios-kios pasar darurat yang disediakan Pemkot Surakarta di Alun-alun Utara Keraton Surakarta. (mbr/mbr)

Foto: bayu ardi isnanto/detikcom