DetikNews
Kamis 20 April 2017, 21:09 WIB

Menjaga Semangat Kartini dari Balik Jeruji Besi

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Menjaga Semangat Kartini dari Balik Jeruji Besi Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
FOKUS BERITA: Kartini Masa Kini
Solo - Puluhan wanita warga binaan Rutan Klas I Surakarta menyambut Hari Kartini dengan gembira. Tak terkecuali Suyatmi, warga binaan asal Karanganyar.

Kegiatan Hari Kartini hari ini, Kamis (20/4/2017) bisa dibilang sebagai pesta perpisahannya dengan teman-temannya di tahanan. Pada 24 April besok, Mantan Kepala Badan Kredit Kecamatan (BKK) Cabang Kebakkramat, Karanganyar tersebut dinyatakan bebas.

Suyatmi mengikuti beberapa kegiatan Hari Kartini sekaligus Hari Bakti Pemasyarakatan ke-53. Sejak pagi puluhan wanita warga binaan beradu ketangkasan mengolah bahan makanan dengan ulekan, wajan dan peralatan dapur lainnya. Mereka berlomba memasak nasi goreng.

"Ini masak nasi goreng ayam super pedas. Kita juga bikin karak penjara, dibuat dari nasi penjara," kata Suyatmi.

Menjaga Semangat Kartini dari Balik Jeruji BesiFoto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom

Seluruh warga binaan yang berjumlah 48 wanita itu dibagi menjadi tujuh kelompok berdasarkan kamarnya. Mulai sekitar pukul 07.00 WIB, para peserta mulai mengolah makanan. Pukul 09.00 WIB, nasi goreng sudah disajikan untuk dinilai dewan juri.

Setelah menyajikan masakannya, Suyatmi kemudian membacakan puisi berjudul 'Ibu'. Dalam puisinya, dia mengajak bersama-sama untuk mengingat jasa-jasa ibu yang berjuang untuk anak-anaknya, bagaikan seorang Kartini.

Dia berharap agar spirit Kartini tetap hidup di jiwa para wanita Indonesia, khususnya para remaja. "Semoga generasi muda dapat memperjuangkan emansipasi wanita tanpa meninggalkan kebudayaan Indonesia," ujarnya.

Bagi dirinya pribadi, kegiatan-kegiatan di rutan membuatnya merasa lebih baik. "Semoga kami bisa diterima kembali pleh masyarakat. Tidak semua warga binaan itu buruk," kata terpidana kasus korupsi mark up dana pembangunan kantor BKK tersebut.

Kepala Rutan Klas I Surakarta, Oga Darmawan, mengatakan akan terus melaksanakan program-program positif untuk mengisi keseharian mereka di rutan.

"Jadi saat kembali ke masyarakat, mereka dapat melayani keluarga. Mereka juga bisa memiliki keterampilan untuk membuka usaha nantinya," pungkasnya.
(mbr/mbr)
FOKUS BERITA: Kartini Masa Kini
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed