Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto, memaparkan bahwa total titik longsor di Bantul sejak Sabtu (18/3) sampai hari ini di Bantul ada 14 titik. Jumlah ini sangat mungkin bertambah, lantaran di sekitar area longsor bisa terjadi longsor susulan.
Titik longsor terbaru adalah sebuah tebing di Jalan Cinomati - Pleret, di Dusun Kebokuning, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Tebing setinggi 30 meter itu ambrol pada Selasa malam, material longsorannya menutupi jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belasan titik longsor yang terjadi di Bantul itu kesemuanya berada di zona merah atau kawasan yang ditetapkan BPBD Kabupaten Bantul sebagai kawasan rawan bencana. Sebab itu dia mengimbau ke masyarakat, terutama yang bermukim di zona merah untuk tetap waspada, lantaran ancaman longsor sewaktu-waktu bisa datang. (mbr/mbr)











































