"Kita sudah menerima droping kertas SIM dari Ditlantas Polda (Jateng) sebanyak 6 ribu lembar. Lebih dari cukup. Sebelumnya terdapat pemohon SIM yang belum tercetak dengan kertas SIM sebanyak 3 ribuan," ujar Kasat Lantas Polres Sukoharjo, AKP Finan Sukma Radipta, kepada wartawan, Kamis (4/8/2016).
Finan mengakui bahwa beberapa waktu lalu memang sempat terjadi keterlambatan material SIM. Kepada pemohon SIM baru maupun yang perpanjangan, saat itu pihaknya menggantikannya dengan mengeluarkan surat keterangan yang ditandatangani oleh pejabat berwenang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Finan menegaskan selain droping kertas SIM, pihaknya juga masih memiliki kertas Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang mencukupi. Dengan demikian maka tidak ada lagi kelangkaan blangko atau kertas STNK di Sukoharjo. Sebelumnya memang sempat disebutkan bahwa di Sukoharjo sempat terjadi kelangkaan kertas STNK dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).
"Droping kertas SIM dan STNK sudah dilakukan. Tidak ada lagi persoalan. Untuk stok TNKB memang menipis. Saat ini TNKB memang masih ada, meskipun harus diakui memang mulai menipis. Kondisi ini sudah kami laporkan ke atasan kami," tegasnya. (mbr/Hbb)
