Para siswa itu mengalami gejala kepala pusing, perut mules, mual dan ada yang muntah-muntah setelah mengkonsumsi jajanan mi ayam bakso. Mereka mengonsumsi makanan itu saat istirahat pelajaran pukul 09.00 WIB. Satu jam kemudian gejala keracunan mulai mereka rasakan. Pihak sekolah langsung menghubungi Puskesmas Banyudono I, tak lama kemudian dua dokter Puskesmas segera datang.
"Semua yang mengalami gejala keracunan, dari riwayatnya diketahui usai makan mi ayam yang dijual di depan sekolah dan disajikan dalam gelas plastik. Kami sudah mengambil sampel muntahan untuk diteliti di laboratorium. Kondisi secara umum sudah mulai membaik. Satu siswa harus dirujuk ke RSU Banyudono untuk mendapatkan penanganan lanjutan," ujar dokter Puskesmas Banyudono I, dr Tri Ratnawati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan si penjual mi ayam bakso, Agus Purnomo, mengaku sudah lebih dari 8 tahun berjualan keliling. Dia mengaku mengolah sendiri jualannya. Selama berjualan, Agus mengaku baru kali ini tersandung masalah terkait kesehatan dagangannya. (mbr/try)











































