Kepala BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, memaparkan semula diperkirakan musim hujan akan datang pada awal November. Namun rupanya perkiraan itu meleset. Bahkan dari hasil pemetaan Stasiun Klimatologi Semarang, hujan diprediksi baru akan turun di daerah Wonogiri pada pertengahan bulan November secara sporadis dan akan turun secara merata pada akhir November.
"Darurat kekeringan yang sebelumnya diberlakukan mulai Juli hingga 31 Oktober diperpanjang sampai 30 November mendatang. Dengan perpanjangan masa darurat itu kami masih akan memberikan bantuan air bersih ke 8 kecamatan untuk sekitar 18.169 kepala keluarga (KK) atau sekitar 67.320 jiwa yang terdampak langsung krisis air bersih," ujar Bambang, Selasa (3/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Camat Pracimantoro, Warsito, saat dihubungi memaparkan 24.364 jiwa atau 6.250 KK di 7 desa di kecamatannya mengalami kekurangan air bersih. Di awal-awal paceklik air, sebagian warga masih kuat membeli. Namun sekarang sebagian besar warga sudah kehabisan cadangan dana untuk membeli air sehingga satu-satunya harapan tinggal menunggu bantuan air bersih dari berbagai pihak. (mbr/try)










































