Wonogiri Perpanjang Masa Darurat Kekeringan

Wonogiri Perpanjang Masa Darurat Kekeringan

Muchus Budi R. - detikNews
Selasa, 03 Nov 2015 18:02 WIB
Wonogiri Perpanjang Masa Darurat Kekeringan
Ilustrasi (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Solo - Pemkab Wonogiri memutuskan untuk memperpanjang status darurat kekeringan di daerahnya, dari yang seharusnya berakhir pada 31 Oktober selanjutnya diperpanjang hingga sebulan ke depan. Sebab, hingga batas akhir status darurat, hujan belum juga turun di kawasan kabupaten gaplek tersebut.

Kepala BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, memaparkan semula diperkirakan musim hujan akan datang pada awal November. Namun rupanya perkiraan itu meleset. Bahkan dari hasil pemetaan Stasiun Klimatologi Semarang, hujan diprediksi baru akan turun di daerah Wonogiri pada pertengahan bulan November secara sporadis dan akan turun secara merata pada akhir November.

"Darurat kekeringan yang sebelumnya diberlakukan mulai Juli hingga 31 Oktober diperpanjang sampai 30 November mendatang. Dengan perpanjangan masa darurat itu kami masih akan memberikan bantuan air bersih ke 8 kecamatan untuk sekitar 18.169 kepala keluarga (KK) atau sekitar 67.320 jiwa yang terdampak langsung krisis air bersih," ujar Bambang, Selasa (3/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama empat bulan dalam kondisi darurat, lanjut Bambang, BPBD Wonogiri telah mengirimkan bantuan 3.628 tangki air bersih ke kawasan krisis yang merupakan bantuan dari berbagai instansi dan perorangan.

Camat Pracimantoro, Warsito, saat dihubungi memaparkan 24.364 jiwa atau 6.250 KK di 7 desa di kecamatannya mengalami kekurangan air bersih. Di awal-awal paceklik air, sebagian warga masih kuat membeli. Namun sekarang sebagian besar warga sudah kehabisan cadangan dana untuk membeli air sehingga satu-satunya harapan tinggal menunggu bantuan air bersih dari berbagai pihak. (mbr/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini