Dari pantauan detikcom siang tadi di sisi Barat waduk Jatibarang, tim kepolisian gabungan Polres Kendal, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng, dan tim Dokkes Polda Jateng berada di lokasi untuk mencari keberadaan jenazah korban.
Salah satu tersangka juga terlihat digelandang ke lokasi pencarian untuk menunjukkan lokasi dia mengubur korban. Namun sejak pukul 09.00 hingga 14.00, ternyata jenazah korban tidak ditemukan meski petugas yang dibantu warga sudah menggali ke beberapa titik lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Katanya dekat pintu gerbang. Terus gali di sana, terus lagi sampai jembatan dekat goa Kreo, kemudian di dekat bendungan, terakhir di dekat Sutet ini sudah digali sampai tiga kali," kata Nasikun kepada detikcom di kawasan Waduk Jatibarang, Senin (7/9/2015).
Lokasi terakhir tersebut merupakan tanah milik warga yang masuk Kecamatan Mijen. Untuk masuk ke lokasi tersebut harus melewati gerbang waduk bagian belakang atau lewat perkampungan warga dan pemakaman.
"Setelah sampai gerbang belakang ini, tersangkanya baru ingat katanya memang lewat sini, bukan gerbang depan. Tadi dengar-dengar dia datang jam 03.00 pakai motor Tossa. Tapi kok tidak ada warga yang tahu, ya," ujar Nasikun.
"Di gerbang belakang ini mungkin cuma patroli-patroli tidak ada yang jaga. Di sekitar sini juga area terlarang, tidak sembarang orang bisa masuk," imbuhnya.
Beberapa kali petugas dan warga menggali di lokasi yang ditunjuk tersangka. Namun setelah berusaha, ternyata hasilnya nihil. Polisi kemudian meninggalkan lokasi dan mendalami keterangan tersangka.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa pembunuhan terjadi tanggal 10 Agustus lalu setelah sebelumnya ia diculik tiga pelaku di Kendal. Meski penculikan dilakukan di Kendal, namun korban dibunuh di Purwodadi. Tersebar juga informasi tersangka diduga melakukan kekerasan seksual terhadap korban.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol A. Liliek Darmanto saat dikonfirmasi belum bisa memberikan banyak keterangan. Ia mengatakan kepolisian masih terus melakukan penyelidikan.
"Masih lidik, doakan semoga cepat terungkap" kata Liliek.
Sementara itu Kapolres Kendal,Β AKBP Widi Atmoko juga mengatakan hal serupa. Pihaknya belum bisa memberikan banyak keterangan karena anggotanya masih mendalaminya.
"Saat ini masih dilakukan pencarian. Kalau sudah jelas nanti pasti kasih kabar," tandas Widi saat dihubungi terpisah. (alg/try)











































