Tim pemantau Gunung Ungaran, Arun mengatakan setidaknya dalam bulan Agustus ini sudah tiga kali terjadi kebakaran ilalang yang ada di bawah puncak gunung.
"Pertama itu tanggal 16 Agustus, Rabu minggu lalu (19/8), dan kemarin hari Minggu (23/8)," kata Arun saat dihubungi detikcom, Kamis (27/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya bisa jadi juga karena itu (cuaca ekstrem). Total semuanya yang hangus 14 hektare. Yang pertama 0,5 hektare, kedua 1,2 hektare, dan yang terakhir sekitar 12 hektare," tegasnya.
Terkait peristiwa kebakaran terakhir, lanjut Arun, terjadi sejak siang hari sekira pukul 14.00. Kobaran api terlihat sehingga langsung dilakukan penanganan dari tim SAR dan para relawan.
"Padamnya jam 23.00 malam. Itu belum padam semua, masih berasap," jelasnya.
Meski demikian, sejak peristiwa terakhir hingga hari Kamis ini, kondisi sudah terpantau aman dan tidak terlihat lagi adanya titik api.
"Sekarang terpantau aman. Tapi kita terus melakukan pemantauan," tutup Arun. (alg/try)










































