KPU Tidak Loloskan 4 Bakal Pasangan Calon pada 4 Kabupaten di Jateng

KPU Tidak Loloskan 4 Bakal Pasangan Calon pada 4 Kabupaten di Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 25 Agu 2015 08:05 WIB
KPU Tidak Loloskan 4 Bakal Pasangan Calon pada 4 Kabupaten di Jateng
Foto: Andhika Akbaransyah
Semarang - Penetapan pasangan calon pemimpin daerah di 21 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah sudah diumumkan hari Senin (24/8). Dari 59 bakal pasangan calon di Jawa Tengah, ada empat pasangan yang dinyatakan tidak lolos.

Ketua KPU Jawa Tengah, Joko Purnomo mengatakan empat bakal pasangan calonΒ  yang tidak lolos tersebut berada di Kabupaten Boyolali, Kabupaten Klaten, Kabupaten Pemalang dan Kota Pekalongan.

"Empat bakal pasangan yang tidak lolos tahap penetapan itu karena tidak memenuhi berkas persyaratan," kata Joko, Selasa (25/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka yang tidak lolos yaitu bakal pasangn calon dari Klaten Suhardjanto-Sunardi yang diusung PKS, Gerindra, dan Hanura. Pasangan itu tidak lolos karena tidak melengkapi dokumen perbaikan.

Kemudian di Kabupaten Boyolali, yang tidak lolos adalah pasangan Cahyo Sumarso-M.Yani dari perseorangan. Mereka dinyatakan tidak lolos karena tidak mengembalikan dokumen perbaikan.

Hal yang sama menyebabkan pasangan di Kota Pekalongan gugur, yaitu Sudjaka Martana-Fauzi Umar Lahji dari perseorangan.

Sementara itu pasangan Mukti Agung Wibowo-Afifudin juga dinyatakan tidak lolos di Kabupaten Pekalongan. Pasangan yang diusung PKS,PAN, dan Hanura itu gugur karena tidak lengkap mengembalikan dokumen perbaikan.

Dengan gugurnya empat bakal pasangan calon tersebut, maka ada 55 pasangan yang menjadi peserta Pilkada serentak tahun 2015 yang akan digelar bulan Desember mendatang.

Tidak ada Kabupaten/Kota yang waktu pelaksanaan Pilkadanya diundur meski ada yang tidak lolos karena masih memenuhi syarat yaitu pasangan calon lebih dari satu.

"Pilkada di 21 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah diikuti oleh 55 pasangan calon definitif yang sudah ditetapkan oleh KPU di daerah masing-masing," ujar Joko. (alg/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads