Simulasi dilakukan di Jalan Pemuda depan Balai Kota Semarang pagi ini. Diikuti 1.073 personel gabungan dari Polisi dan TNI, simulasi menggambarkan penyerangan kantor KPU dan kondisi massa yang anarkis.
Seluruh satuan mulai dari Dalmas sampai Brimob Polda Jateng yang melakukan back up melakukan latihan dengan serius. Unit satwa juga menunjukkan aksinya menghalau massa yang bertindak brutal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Burhanudin menambahkan, pengamanan akan dilakukan mulai hari ini bertepatan dengan hari penetapan Calon Wali dan Wakil Wali Kota yang akan dilakukan KPU Kota Semarang siang nanti.
"Hari ini, penetapan calon sampai pelantikan. Total ada 1.888 personel pengamanan," tandasnya.
![]() |
"Pasti tetap akan ditindak jika pidana. Oleh sebab itu ada juga tim Inafis untuk mengumpulkan barang bukti. Sesuai dengan Perkap nomor 1 tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian," terangnya.
Sementara itu Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono mengatakan pihaknya hari ini akan melakukan rapat pleno tertutup dan dilanjutkan dengan pengumuman penetapan calon Wali dan Wakil Wali Kota Semarang secara terbuka. Berikutnya hari Selasa (25/8) besok akan dilakukan pengundian nomor urut.
"Ini rapat pleno tertutup. Nanti yang terbuka itu hasil rapat pleno tersebut. Jadi sesuai tahapan hari ini pengumuman, besok pengundian," pungkas Henry.
Diketahui ada tiga pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang. Mereka adalah Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso, Soemarmo Hadi S-Zuber Safawi, dan Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanto Rahayu. (alg/try)











































