Penambang Pasir Progo Demo Tolak Izin Tambang

Penambang Pasir Progo Demo Tolak Izin Tambang

Bagus Kurniawan - detikNews
Kamis, 13 Agu 2015 13:12 WIB
Penambang Pasir Progo Demo Tolak Izin Tambang
Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
Yogyakarta - Ratusan penambang pasir Sungai Progo yang tergabung dalam Kelompok Penambang Progo (KPP) menggelar aksi demo menolak izin tambang. Mereka juga menuntut agar perizinan tersebut dicabut.

Aksi yang dilakukan penambang pasir Sungai Progo dari Kabupaten Bantul dan Kulonprogo itu dilakukan di halaman gedung DPRD DIY di Jalan Malioboro Yogyakarta, Kamis (13/8/2015) pagi. Sebagian besar adalah para penambang pasir di aliran Sungai Progo di wilayah Bantul dan Kulonprogo.

Massa datang menggunakan sekitar 30-an truk pasir berangkat dari Lapangan Jodhog, Pandak Bantul. Massa dengan dikawal aparat Polres Bantul berkonvoi menuju Kota Yogyakarta. Saat memasuki Kota Yogyakarta, puluhan truk pasir tersebut kemudian diparkir di Terminal Ngabean. Massa kemudian menumpang beberapa kendaraan roda empat milik peserta aksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di halaman DPRD DIY, massa kemudian menggelar orasi. Salah satu peserta aksi, Saptono mengungkapkan pihaknya meminta agar Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mencabut aturan izin tambang dan mempermudah proses izin penambangan yang harus sampai di provinsi. Selama ini izin tambang pasir cukup di kabupaten.

Selain itu lanjut dia, pihaknya meminta agar razia penambang di Sungai Progo yang menggunakan alat sedot pasir ditunda.

"Kami bertemu dengan gubernur dan ingin aturan itu dicabut," katanya.

Di gedung DPRD DIY, perwakilan massa sempat bernegosiasi dengan aparat kepolisian. Aparat tidak mengizinkan massa menggelar aksi hingga pintu masuk kompleks Kantor Gubernur DIY di Kepatihan. Hanya perwakilan pengunjuk rasa sebanyak 10 orang yang diperbolehkan bertemu dan berdialog dengan pejabat Pemprov DIY.

Beberapa orang perwakilan kemudian berjalan menuju Kepatihan yang berjarak sekitar 500-an meter. Peserta aksi lainnya hanya menunggu di halaman DPRD DIY. Sebagian besar mereka hanya duduk-duduk di teras dan sebagian lainnya duduk di bawah pohon sekitar halaman.Β  (bgs/rul)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads