Firza dihantam menggunakan cangkul oleh seorang pemuda di jalan Timoho sekitar kampus APMD Yogyakarta Jumat (07/08/2015) malam. Ia saat itu melintas di Jalan Timoho mengendarai motor berboncengan dengan temanya. Namun naas, karena tiba-tiba ada seorang pemuda berlari sambil mengayunkan cangkul dan mengenai kepalanya.
Cucu politisi PKB DIY ini meninggal di RS Bethesda Yogyakarta pada hari Senin (10/8/2015). Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Jl. Perkutut, Demangan Baru, Catur Tunggal, Depok, Sleman. Saat jenazah tiba di rumah duka, keluarga tak mampu menahan tangis sedih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan sampai mengenal kelompok mana-kelompok mana, saya minta hukum ditegakkan. Cucu saya saat itu mau pulang ke sini, memang ada ramai-ramai saat itu, tapi terus lewat, tiba-tiba dihantam dengan cangkul, dan langsung terjatuh,"kata Sukamto di rumah duka di Jl. Perkutut, Demangan Baru, Sleman, DIY, Senin (10/8/2015).
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Heru Muslimin mengatakan pelaku penganiyayaan tersebut telah berhasil ditangkap. Pelakunya berinisial YL ditangkap dalam pelariannya di pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur.
Polisi telah mengamankan barang bukti berupa cangkul yang digunakan untuk menghantam kepala korban. Saat melakukan aksinya pelaku dalam pengaruh minuman keras. Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan 2 botol plastik air mineral yang berisi minuman keras.
(hty/hty)










































