Adu Mulut Warnai Pembongkaran Lapak PKL Alun-alun Utara Yogya

Adu Mulut Warnai Pembongkaran Lapak PKL Alun-alun Utara Yogya

Edzan Raharjo - detikNews
Jumat, 31 Jul 2015 10:36 WIB
Adu Mulut Warnai Pembongkaran Lapak PKL Alun-alun Utara Yogya
Foto: Edzan Raharjo
Yogyakarta - Penataan Alun-alun Utara Yogyakarta dengan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) terus dilakukan. Kali ini petugas membongkar paksa lapak-lapak PKL yang masih nekat berdiri.

Ratusan personel gabungan TNI, Polri, Dishub, Sat Pol PP dikerahkan untuk membongkar lapak-lapak PKL yang masih berdiri di sisi barat Alun-alun Utara Yogyakarta, Kamis (31/7/2015). Para pedagang yang masih berjualan bergegas mengangkut barang-barangnya dibantu petugas. Penjual soto, atau makanan lain yang masih buka buru-buru memindahkan gerobaknya.

Sejumlah pedagang memprotes pembongkaran tersebut. Jumlah petugas yang lebih banyak bisa mencegah emosi pedagang. Adu mulut antara pedagang dan petugas terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ora ngawur (jangan ngawur)," teriak seorang pedagang kepada petugas. Petugas kemudian melerainya.

Petugas tetap melanjutkan pembongkaran lapak-lapak PKL yang jumlahnya mencapai puluhan. Lapak-lapak PKL ini berdiri di atas trotoar di sisi barat Alun-alun Utara.

Wikromo Wahid (73), pedagang makanan dan minuman mengaku berjualan sejak tahun 1981. Menurutnya, sebelum ada pembongkaran memang sudah pemberitahuan. Namun ia tetap nekat berdagang.

"Bukanya saya bangkang. Tetapi saya minta proyek untuk penempatan PKL diselesaikan dulu. Lha ini kan belum selesai," kata Wikromo di kawasan Alun-alun Utara Yogyakarta.

Terpisah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Didik Purwadi, mengatakan Alun-alun Utara Yogyakarta yang menjadi halaman Keraton Yogyakarta ini akan dikembalikan sesuai fungsinya. Alun-alun Utara merupakan bagian tidak terpisahkan dari kelengkapan keraton.

Sementara PKL yang sebelumnya menjadikan Alun-alun Utara sebagai mata pencaharian akan direlokasi. Bangunan semi permanen telah disiapkan di sisi timur Alun-alun Utara.Β  Setidaknya disediakan 90 gerobak dan 160 bangunan semi permanen untuk pedagang kuliner. Di lokasi tersebut disediakan air mengalir, pembuangan air limbah sehingga lebih bersih. (try/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads