Bak Koboi, Perampok Sadis ini Umbar Peluru di Siang Bolong

Bak Koboi, Perampok Sadis ini Umbar Peluru di Siang Bolong

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 18 Jun 2015 13:14 WIB
Bak Koboi, Perampok Sadis ini Umbar Peluru di Siang Bolong
(Foto: Angling Adhitya P/detikcom)
Semarang - Enam perampok yang ditangkap Dit Reskrimum Polda Jawa Tengah hari Rabu (17/6/2015) kemarin sudah beraksi di tiga lokasi. Dalam setiap aksinya, mereka bertingkah bak koboi berbahaya yang mengumbar peluru lewat senjata api.

Dari enam orang, diamankan tujuh senjata api jenis revolver enam pucuk dan satu jenis FN. Mereka pernah merampok  di tiga lokasi yaitu  dua di Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes yaitu toko emas Surya Kencana bulan September 2014 dan toko emas Jaya Putera hari Selasa (16/6) lalu, kemudian toko emas Dedy Jaya di Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes bulan Januari 2015.

Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Gagas Nugaraha mengatakan mereka beraksi di tengah keramaian dan melepas tembakan agar tidak ada yang menghalangi. Pada aksi terakhir hari Selasa lalu, mereka juga melakukan hal serupa hingga salah satu warga tertembus peluru di lengannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka menggunakan senjata dan menembak-nembakkannya. Kayak koboi. Satu warga kena dan tidak tahu peluru siapa yang mengenai warga itu," kata Gagas saat gelar kasus di Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Kamis (18/6/2015).

Gagas menegaskan tindakan para pelaku itu tergolong nekat dan berbahaya karena dilakukan di siang hari pukul 14.10. Usai beraksi mereka kabur menggunakan motor ke penginapan di kawasan Baturaden, Banyumas.

Aparat yang sudah melacak keberadaan komplotan tersebut langsung melakukan pengejaran. Saat penangkapan di dekat penginapan, terjadi baku tembak hingga tiga orang diantaranya terpaksa ditembak kakinya.

"Sempat ada perlawanan terhadap anggota, ada tembakan," tegasnya.

Enam tersangka itu adalah Arum Yusup (32) warga Pamulang Tangerang Selatan, Ridwan (35) warga Johar Baru Jakarta Pusat, Asep (51) warga Cipondoh Tangerang, Anton Sujarwo (29) warga Bekasi, Muhammad Rofi (40) warga kudus, dan otak aksi yang merupkan pedagang helm di Brebes bernama Hadi Handoyo (35) warga Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Enam senpi jenis revolver diamankan dari tersangka Ridwan, Hadi Handoyo, Anton Sujarwo, dan tiga pucuk dari Arum Yusup. Sementara satu FN diamankan dari tersangka M. Rofi. Dir Reskrimum menjelaskan senpi yang dibawa pelaku enam diantaranya rakitan dan satu lainnya diduga asli dan masih diselidiki asalnya.

"Ada satu senpi yang diperiksa lebih lanjut karena data sengaja dihilangkan, akan kita kembangkan," pungkas Gagas.

Dari keterangan tersangka, masih ada lagi tiga teman mereka yang kabur, namun Gagas menjelaskan di lokasi kejadian, enam orang itulah yang ada. Meski demikian pihaknya masih terus menyelidiki dan memintai keterangan tersangka.

"Yang di lokasi enam orang. Kita kembangkan, baru ditangkap kemarin," tegasnya.

Selain tujuh senpi itu, diamankan pula motor Satria FU merah B 3186 BIO, motor Satria Fu hitam G 5969 QA, Motor Jupiter MX merah E 4865 SU, dan mobil Avanza hitam B 1175 PKC. Sedangkan emas yang diamankan totalnya seberat 3 kg lebih dari tiga lokasi aksi mereka. Perangkat tas dan sarung tangan juga diamankan.

"Saya dapat pistol dari teman yang sudah almarhum. Lainnya bawa sendiri-sendiri," aku tersangka Hadi.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol A Liliek Darmanto mengatakan pelaku belum sempat memanfaatkan hasil rampokannya namun petugas dalam kurun waktu 11 jam sudah berhasil melakukan penangkapan.

"Ini belum sempat dicairkan. Mereka memang sasarannya emas," kata Liliek.

Liliek menghimbau pemilik toko emas agar lebih waspada misal dengan menambah teralis atau memasang CCTV. Meski demikian polda Jateng  sudah melakukan upaya  antisipasi dengan menyebar anggota di titik rawan kejahatan.

"Kelihatanannya serse di sini sepi, tapi di tempat rawan sudah disebar. Melibatkan polres-polres," tegasnya. (alg/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads