Ribuan Warga Yogya Bikin Dompet Hingga Tas dari Sampah Plastik

Ribuan Warga Yogya Bikin Dompet Hingga Tas dari Sampah Plastik

- detikNews
Minggu, 08 Mar 2015 10:23 WIB
Ribuan Warga Yogya Bikin Dompet Hingga Tas dari Sampah Plastik
Yogyakarta, - Ribuan warga membuat kerajinan masal dari bahan sampah. Aksi ini digelar disepanjang Jalan Margo Utomo atau Jl P Mangkubumi Yogyakarta.

Warga yang berkumpul memenuhi badan jalan tampak asyik membuat aneka kerajinan dari sampah. Kerajinan yang merekaa buat antara lain bros, tas, dompet, briket, tempat pulpen dan lain-lain. Sampah yang digunakan khususnya merupakan sampah plastik.

"Pesertanya 2.206 warga untuk membuat kerajinan dari sampah. Ini juga gerakan untuk mensosialisasikan gerakan peduli sampah,"kata Kepal Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Yogyakarta, Irwan Susilo di Jl P Mangkubumi Yogyakarta, Minggu(8/3/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kegiatan yang digelar dalam rangka hari peduli sampah 2015 sebagai salah satu upaya agar masyarakat bisa memanfaatkan sampah. Sampah juga bisa bermanfaat dan bernilai secara ekonomis.

Dewi (19), salah satu peserta yang membuat bros, mengaku tidak terlalu kesulitan untuk membuat kerajinan dari sampah. Ia memanfaatkan sampah dari bungkus deterjen untuk membuat bros.

"Sekita 15 menit sudah jadi, banyak yang bisa dibuat kerajinan. Hasilnya bisa dijual,"kata Dewi.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan fashion show berbahan sampah. Fashion show yang ditampilkan gadis-gadis cantik ini memamerkan pakaian dari bahan-bahan plastik seperti botol plastik, bungkus plastik, dan lain-lain.
Pecahkan Rekor MURI

Kegiatan tersebut berhasil memecahkan rekor MURI dengan jumlah peserta terbanyak. Rekor ini mengalahkan rekor terdahulu yang dilakukan kota Probolinggo.

Manager MURI Sri Widayati mengatakan, MURI mencatat pembuatan kerajinan dari daur ulang sampah plastik di Yogyakarta ini dengan peserta terbanyak. Dari panitia mengusulkan 2 ribu peserta, namun dari hasil verifikasi ternyata ada 2.206 peserta.

"Kegiatan ini sekaligus berhasil menumbangkan rekor lama yang lebih dulu dibuat oleh kota Probolinggo dengan peserta 1.141 orang pada Juli 2013,"kata Sri Widayati di Jalan Margo Utomo Yogyakarta.

Kegiatan ini tercatat oleh MURI dengan nomor 6.853. MURI menganugerahkan piagam penghargaan kepada pemrakarsa kegiatan yakni Pemkot Yogyakarta.

Kepala BLH Kota Yogyakarta, Irvan Susilo mengatakan, kegiatan ini melibatkan sekolah-sekolah untuk memancing masyarakat peduli sampah. Kegiatan mengurangi sampah juga dilakukan dengan memperbanyak Bank Sampah. Dengan makin banyaknya Bank Sampah akan mengurangi sampah secara signifikan terutama sampah anorganik.
(imk/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads