Zaenal (21), pembunuh Istanti (26), guru SD Kraton Pekalongan, dibekuk polisi. Keluarga Istanti jauh-jauh datang dari Banyumas ke Pekalongan untuk memastikan keberadaan pelaku. Mereka histeris saat bertemu pelaku di sel.
"Ayo mendekat sini. Dasar bajingan, beraninya sama wanita hamil," ujar salah satu keluarga korban di Mapolres Pekalongan Kota, Jumat (12/12/2014).
Pelaku hanya diam menunduk. Sementara keluarga korban terus mengecam pelaku dengan histeris. Momen ini dijaga ketat petugas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berharap pelaku dihukum seberat-beratnya, karena telah membunuh dua nyawa sekaligus, istri dan calon anak saya," ujar Robby Satria sembari sesenggukan tak kuasa menahan tangis mengingat istrinya.
Korban sedang hamil 8 bulan. Selama ini, korban hidup terpisah dengan suami yang juga guru karena tugas di kota berbeda. Wanita cantik itu mengembuskan napas terakhir setelah dibekap pelaku dengan menggunakan bantal.
Zaenal dibekuk di Lebak Bulus Jakarta Selatan, Kamis (11/12) kemarin. Teman satu kos korban ini mengaku butuh duit. Usai membunuh, ia menggasak motor, perhiasan, dan barang berharga korban. Empat orang yang membeli barang-barang korban juga diamankan. Saat ini, mereka ditahan di kantor polisi.
(try/try)











































