Kawanan perampok ini dengan mudah ditangkap aparat. Beraksi dalam dua rombongan, rombongan pertama tertangkap karena mobil yang digunakan terguling saat dikejar warga. Sedangkan rombongan kedua ditangkap karena datang ke kantor polisi setelah dihubungi oleh temannya yang sudah tertangkap.
Lima orang kawanan perampok ini semula melakukan perampasan terhadap mobil Xenia milik Muhammad Syarief, warga Semarang, pada Rabu malam. Syarief bermaksud menjual mobilnya itu melalui akun Facebook. Dengan dalih melakukan test drive, korban lalu diajak naik mobil bersama tiga pelaku. Sedangkan mobil korban dikemudikan oleh dua orang pelaku.
Sesampai Desa Puron, Kecamatan Bulu, Sukoharjo, korban diturunkan paksa oleh para pelaku dengan cara dilempar dari mobil. Korban terluka namun masih sadar, lalu berteriak minta tolong. Sebagian warga yang mengetahui lalu menolong korban dengan dibawa ke Puskesmas terdekat, sebagian lainnya langsung mengejar mobil pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oleh anggota kami, salah satu pelaku yang ditangkap diminta untuk menghubungi dua pelaku lainnya agar kembali menjemput mereka di Mapolsek Bulu, karena mengalami kecelakaan. Tak berselang lama, dua orang itu benar-benar kembali juga dengan mengendarai mobil hasil rampasan milik korban. Keduanya lalu ditangkap oleh anggota kami," ujar Kapolres Sukoharjo, AKBP Andy Rifai, Kamis (11/9/2014).
Menurut Andy, pelaku adalah sindikat yang berulang kali beroperasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Menurut pengakuan tersangka, setidaknya mereka sudah melakukan perampokan mobil sebanyak delapan kali di kedua daerah tersebut.
(mbr/try)










































