Ini Antrean Panjang Pertamax di Yogya yang Bikin Macet

Ini Antrean Panjang Pertamax di Yogya yang Bikin Macet

- detikNews
Selasa, 26 Agu 2014 11:29 WIB
Ini Antrean Panjang Pertamax di Yogya yang Bikin Macet
Yogyakarta -

Antrean kendaraan di SPBU-SPBU di Yogyakarta untuk mendapatkan BBM masih terjadi hingga hari ini. BBM jenis premium bersubsidi ludes hanya dalam waktu singkat. SPBU memasang papan pengumuman "Premium Habis".

Meski premium sudah habis di SPBU, namun pemandangan antrean panjang masih terjadi. Warga pun beralih ke pertamax meski juga harus antre. Antrean untuk mendapatkan BBM nons subsidi pertamax mengular hingga ke jalan, sehingga menimbulkan kemacetan.

Antrean untuk mendapatkan pertamax di antaranya terjadi di SPBU Jl Laksda Adisucipto KM KM 6, SPBU Jl Kol Sugiyono, SPBU Jl Lowanu dan lain-lain. Di SPBU Jl Laksda Adisucipto antrean panjang mencapai sekitar 500 meter hingga memakan badan jalan yang cukup ramai dilalui kendaraan. SPBU pun mendapatkan pengamanan sejumlah personel TNI dan Polri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marina (25) mengaku harus mengantre 1 jaman untuk mendapatkan pertamax untuk mengisi tangki mobilnya. Sedianya ia akan mengisi jenis premium, namun karena sudah habis terpaksa harus ke pertamax.

"Antrenya panjang, maunya ya premium yang murah. Tapi sudah habis, mau nggak mau ya pertamax meski mahal. Daripada sulit dapatnya gini, kalau mau naik ya naik aja, tapi dapatnya mudah," kata Marlina di dalam mobilnya di SPBU Jl Laksda Adisucipto, Selasa(26/8/2014).

Eko Nurcahya (18) mengaku harus antre sekitar 1 jam untuk mendapatkan BBM jenis pertamax. Ia pun mengeluh karena merogoh uangnya lebih banyak. "Saya masih mahasiswa, belum bisa cari duit, sekarang harus keluar duit banyak untuk BBM,"katanya.

Anang (22), mahasiswa, bahkan harus gagal untuk bimbingan karena harus antre beli pertamax. Ia mengaku bingung, jika tidak diisi pertamax, motornya akan diisi apa, karena premium sudah habis.

Pengawas BBM SPBU Jl Laksda Adisucipto KM 6 Ivan Nuryanto mengatakan, stok BBM jenis premium cepat habis. Sehingga yang masih yang non subsidi yakni pertamax, pertamax plus dan pertamax dex. Menurutnya jatah di SPBU memang dibatasi, jika sebelumnya 32 ton sekarang hanya 24 ton per hari sehingga ada pengurangan 8 ton.

"Sekarang yang pertamax juga antre, nggak hanya premium," katanya.

Apakah SPBU di daerah Anda juga terjadi antrean dan memicu kemacetan? Kirimkan fotonya kepada kami di redaksi@detik.com atau pasangmata.com. Jangan lupa sertakan nomor telepon yang bisa dihubungi.

(nrl/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini