Salah satu lokasi takbir keliling yang unik di kecamatan Mergangsan, Yogyakarta, dengan start dan finish di halaman museum Perjuangan. Ditempat ini, takbir keliling yang memperebutkan piala Walikota Yogya ini dikemas dengan berbagai kreativitas.
Peserta menggunakan kostum-kostum masa lalu, yang menggambarkan kejayaan Islam nusantara sesuai dengan temanya. Berbagai simbol unik ditampilkan peserta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua festival takbir keliling kecamatan Mergangsaan, Yogyakarta, Muhammad Iqbal Hardian mengatakan, peseta menempuh jarak antara 4-5 KM yang memutari kecamatan Mergangsaan. Peserta tidak hanya dari wilayah Kota Yogya tetapi juga diikuti peserta dari kabupaten Bantul.
"Mereka menampilkan kreativitas sesuai tema takbir keliling yakni Kejayaan Islam Nusantara. Kostum yang diangkat rata-rata kostum kejayaan Islam zaman dahulu,"katanya di depan Museum Perjuangan, Kecamatan Mergangsan, Yogyakarta, Minggu(27/7/2014).
Para peserta ini diharuskan menampilkan gerakan-gerakan yang menarik dan takbir yang indah sebelum dilepas. Atraktif dan suara takbir yang menggema pun terus ditampilkan para peserta. Yang dinilai dalam lomba takbir ini terdapat 6 kategori, yakni takbirnya, kostum, lampion, musik yang mengiringi, barisan, display dan lain-lain.
Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan, meminta agar perayaan malam takbiran tidak dengan konvoi kendaraan. Namun diminta dengan cara jalan kaki, dan menampilkan berbagai kreativitasnya. Menurutnya, perayaan malam takbiran di Yogya digelar disejumlah titik.
(es/vid)











































