"Untuk memastikan mereka terbebas dari alkohol maupun narkoba. Dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan, urine para sopir negatif. Sehingga mereka diperbolehkan untuk mengendarai bus mereka masing-masing," kata Kepala Seksi Keselamatan dan Ketertiban Dinhubkominfo R Hermawan, Kamis (17/6/2014).
Menurut dia, pihaknya sengaja melakukan tes urine kepada 40 sopir bus AKAP dan AKDP serta mengintensifkan pemeriksaan bus-bus terutama yang bakal melayani para pemudik pada masa arus mudik dan balik Lebaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menjamin keamanan serta kenyamanan para pemudik, pihaknya menyatakan akan terus mengintensifkan razia tersebut. "Razia terus diintensifkan, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik yang menggunakan jasa armada bus," ujarnya.
(arb/try)











































