Peristiwa terjadi sejak sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu salah seorang saksi mata, Sudarto (54) melihat asap tebal yang keluar dari cerobong ruang genset yang berada di basement. Setelah asap semakin tebal, orang-orang yang berada di dalam kawasan hotel berhamburan keluar.
"Awalnya dengar ledakan kecil, terus ada asap tebal. Orang-orang yang di dalam keluar dan teriak," kata Sudarto di lokasi kejadian, Jalan Rinjani Semarang, Jumat (20/6/2014).
Kepala Teknisi Hotel Rinjani Semarang M Subakri mengatakan genset berkapasitas 200 Kva di hotel tersebut dinyalakan sejak listrik padam akibat trafo distribusi di Ungaran mengalami trip sejak pukul 09.00. Kemudian sekitar pukul 11.00 listrik menyala dan kembali memindahkan aliran listrik. Namun saat ia meninggalkan ruang genset itulah asap tiba-tiba mengepul.
"Asap tiba-tiba banyak, apinya terus membesar," ujar Subakri.
Sudah tiga jam sejak peristiwa terjadi api terus berkobar di ruang genset, bahkan merambat ke ruang spa dan karaoke. Api sulit dipadamkan karena di ruang genset terdapat sekitar 1.000 liter solar dan letaknya berada di basement.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena orang-orang sudah menyelamatkan diri terlebih dahulu. Hingga saat ini api belum bisa dipadamkan dan petugas pemadam kebakaran terus berdatangan.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono yang datang ke lokasi mengatakan pihaknya akan mendatangkan tim labfor untuk mengetahui pasti penyebab kebakaran yang terjadi tidak jauh dari rumah dinas wakil Gubernur Jateng.
"Langkah pertama evakuasi tadi sudah, nanti akan datangkan tim labfor untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran," tandasnya.
(alg/try)











































