Tukang bangunan yang sedang menggali tiba-tiba menemukan tulang-tulang pada kedalaman 1,5 meter. Karena takut, tukang gali menghentikan pekerjaannya. Tulang belulang tersebut ditemukan dalam kondisi terpisah-pisah dalam satu lubang. Ada tulang kaki, juga tulang lainnya. Kondisinya sudah tidak utuh.
Saksi mata, Septian Tri Nugroho(26) mengatakan galian tersebut rencananya akan dibuat untuk pondasi tiang tempat parkir. Karena takut, maka penggalian dihentikan untuk sementara waktu.
"Tulang-tulang itu sempat dinaikkan ke atas, tapi karena takut kita turunkan lagi. Posisi tulang berserakan dalam satu lubang," kata Septian yang juga anggota SAR Linmas DIY ini di kantor Kesbanglinmas DIY, Minggu (11/5/2014).
Menurutnya, beberapa tahun sebelumnya, di lokasi tersebut juga ditemukan sejumlah kerangka manusia. Namun saat itu, kerangka tersebut dipindahkan ke makam dan tidak dilaporkan polisi.
PNS Kesbanglinmas DIY, Dwi Suryono (50) mengatakan kantor Kesbanglinmas disebut-sebut bekas kuburan dan beberapa kali ditemukan kerangka manusia. Selain itu juga pernah digunakan kantor instansi lain seperti kantor CPM pada zaman Orba, kantor Transmigrasi, Kantor Trantib.
(try/try)











































