Kepala BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) Yogyakarta, Subandrio mengatakan, dari aktivitas gempa low frekuensi yang sempat naik tajam dan dijadikan dasar untuk menaikan status dari normal ke waspada, sekarang sudah menurun. Sementara untuk suara dentuman juga sudah mulai menghilang dalam beberapa hari terakhir.
"Tetapi muncul gempa vulkanik beberapa kali dalam beberapa hari terakhir, ini artinya aktivitas Merapi belum sepenuhnya turun. Ada 3 kali gempa vulkanik,"kata Subandrio di kantor BPPTKG Yogyakarta, Jumat(9/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, jika Merapi erupsi maka yang terjadi erupsi minor dan belum erupsi magmatik. Sehingga yang keluar adalah gas disertai material-material lama, seperti yang sering terjadi pasca erupsi 2010.
"Sampai saat ini, Merapi belum menunjukkan ada tanda-tanda magma baru, masih gas saja,"katanya.
Dengan status waspada Merapi, banyak sisi positifnya. Masyarakat dan pemerintah meningkatkan kesiapsiagaanya. Jalur-jalur evakuasi mulai diperbaiki, tempat-tempat pengungsian dicek, warga juga giat ronda dan lain-lain.
(rvk/rvk)











































