Korban melapor ke Polrestabes Semarang bersama ibunya. Dengan kondisi masih syok, korban dibantu sang ibu bercerita kepada petugas kepolisian soal peristiwa nahas yang dialaminya hari Jumat (11/4/2014) dini hari tadi.
Kepada petugas, korban mengatakan ia dan pelaku yang tidak lain adalah pacarnya bernama Brian kenal lewat SMS sekitar sepekan lalu. Mereka kemudian berpacaran, dan korban bersama pelaku berjanji bertemu untuk makan pada hari Kamis (10/4) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Niatnya cuma diajak makan, tapi saya juga tidak tahu kalau anak saya keluar rumah," timpal ibu korban, ST.
Saat diajak makan, korban tidak curiga dan mengikuti pacarnya. Namun korban mulai khawatir ketika pelaku mengajaknya ke hotel disertai ancaman. Gadis berambut sebahu itu pun menurut karena takut dengan ancaman korban.
"Sudah berusaha menolak, tapi diancam," tandas ST.
Brian lantas mengunci pintu kamar dan menghubungi teman-temannya. Tidak berapa lama, datang empat pemuda lain dengan kondisi mabuk. Dari empat pemuda tersebut dua diantaranya dipanggil dengan nama David dan Dika.
"Ada lima orang, saya enggak kenal teman-temannya Brian," ujar korban.
Lima orang tersebut kemudian memaksa korban untuk melayani nafsu bejat mereka. Korban digilir dengan biadab, empat orang memegangi korban dan satu pelaku mencabulinya. Meski berusaha melawan, namun korban tidak berdaya.
Usai puas melakukan aksi bejatnya, lima pemuda itu meninggalkan korban di SPBU Kaligawe, Gayamsari, sekitar pukul 03.00 WIB. Dengan sisa-sisa tenaganya, korban berusaha menghubungi keluarganya. Ibu korban yang dihubungi saat itu terkejut luar biasa dan segera melaporkannya ke Polrestabes Semarang setelah mendengar jelas cerita dari korban.
"Laporan sudah kami terima, segera dilakukan pengejaran terhadap pelaku," kata seorang petugas polisi.
(alg/vid)










































