Anggota Reserse Polsek Genuk itu dirujuk sekitar pukul 11.00 WIB tadi. Saat dibawa menuju IGD RSUP Kariadi, Bripka Anas tidak sadarkan diri dan memakai alat bantu pernafasan.
Kepala Humas RSUP dr Kariadi, dr Darwito mengatakan ia belum mengetahui kondisi Bripka Anas saat ini, namun anggota polisi itu masih ditangani oleh ahli jantung dan dinding dada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono mengatakan saat terakhir bertemu dengan Bripka Anas, kondisinya membaik. Menurutnya Bripka Anas dibawa ke RSUP dr Kariadi karena rumah sakit sebelumnya tidak memiliki alat untuk membersihkan luka.
"Kondisinya membaik, dibawa (ke RSUP dr Kariadi) untuk membersih lukanya karena di RSI tidak ada alatnya," tandas Djihartono.
"Dilihat kasat mata (kondisi korban) seperti itu, tapi kita tidak boleh berasumsi," imbuhnya.
Diketahui, Bripka Anas tertembak di bagian dada sebelah kiri bawah hingga menembus punggung atas saat menggerebeg pelaku penipuan dari Polsek Serpong, Nanang Setiawan di kamar kosnya, gang Pace RT 5 RW 2 Bangetayu Wetan, Genuk, Semarang pukul 00.00 hari Minggu (23/3).
Korban dibawa ke RSI Sultan Agung untuk diobati secara intensif dan diketahui kondisinya sempat membaik, namun pukul 11.00 tadi Bripka Anas dirujuk ke RSUP dr. Kariadi Semarang.
(alg/try)











































