Ledakan Pipa Hebohkan Warga Candi Semarang

Ledakan Pipa Hebohkan Warga Candi Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 13 Jan 2014 11:35 WIB
Ledakan Pipa Hebohkan Warga Candi Semarang
Warlan menunjuk lokasi pipa (Foto: Angling AP/detikcom)
Semarang - Sebuah ledakan menghebohkan Kampung Tegalsari gang 10 RT 03 RW 07, Kelurahan Candi Kecamatan Candisari, Semarang. Ledakan yang terjadi hari Minggu (12/1/2014) kemarin itu berasal dari pipa aluminium sepanjang 25 cm.

Peristiwa tersebut terjadi di lantai dua rumah milik Warlan (67) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu Warlan salat di kamar yang berada di lantai dua rumahnya, ia mendengar suara mendesis. Warlan tidak curiga karena mengira suara pompa air, namun tiba-tiba terdengar suara ledakan dari teras rumahnya yang juga berada di lantai dua.

"Suara desis kayak pompa air. Terus ada ledakan tapi saya teruskan salatnya dulu. Ternyata dari lantai bawah anak perempuan saya teriak menanyakan ada apa di atas karena tetangga juga mendengar suara itu," kata Warlan di rumahnya, Senin (13/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika mengecek sumber ledakan, ia melihat pipa aluminium sepanjang 25 cm dan diameter sekitar 5 cm. Di bagian bawah pipa terdapat kain yang menyumbat. Tidak ada kerusakan parah dari ledakan tersebut, namun Warlan mengaku khawatir jika pipa tersebut merupakan aksi teror terhadap dirinya.

"Saya merasa tidak punya masalah, tapi cukup khawatir juga karena sedang marak aksi teror. Yang rusak dua genteng," ujar pria yang bekerja di Akademi Farmasi itu.

Setelah melapor ke ketua RW setempat, benda tersebut dibawa ke Polsek Gajahmungkur. Kemudian pagi tadi tim Gegana Polda Jateng dan jajaran Polrestabes Semarang mendatangi lokasi kejadian.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono mengatakan saat ini tim Gegana Polda Jateng masih melakukan penyelidikan terhadap benda yang meledak itu. Sementara dari keterangan saksi, benda tersebut mirip dengan suar.

"Masih kami selidiki. Belum tahu pasti jenis peledaknya, namun yang pasti berdaya ledak rendah," kata Djihartono saat dikonfirmasi.

(alg/trw)


Berita Terkait