Peristiwa tersebut terjadi di lantai dua rumah milik Warlan (67) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu Warlan salat di kamar yang berada di lantai dua rumahnya, ia mendengar suara mendesis. Warlan tidak curiga karena mengira suara pompa air, namun tiba-tiba terdengar suara ledakan dari teras rumahnya yang juga berada di lantai dua.
"Suara desis kayak pompa air. Terus ada ledakan tapi saya teruskan salatnya dulu. Ternyata dari lantai bawah anak perempuan saya teriak menanyakan ada apa di atas karena tetangga juga mendengar suara itu," kata Warlan di rumahnya, Senin (13/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya merasa tidak punya masalah, tapi cukup khawatir juga karena sedang marak aksi teror. Yang rusak dua genteng," ujar pria yang bekerja di Akademi Farmasi itu.
Setelah melapor ke ketua RW setempat, benda tersebut dibawa ke Polsek Gajahmungkur. Kemudian pagi tadi tim Gegana Polda Jateng dan jajaran Polrestabes Semarang mendatangi lokasi kejadian.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono mengatakan saat ini tim Gegana Polda Jateng masih melakukan penyelidikan terhadap benda yang meledak itu. Sementara dari keterangan saksi, benda tersebut mirip dengan suar.
"Masih kami selidiki. Belum tahu pasti jenis peledaknya, namun yang pasti berdaya ledak rendah," kata Djihartono saat dikonfirmasi.
(alg/trw)











































