Salah satu karyawan, Arti Minarsih (37) mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, salah satu salesman CV Mitra Jaya, Lilik (26) yang berada di lantai satu didatangi 4 orang yang turun dari mobil Avanza merah. Kemudian Lilik dipaksa naik ke lantai 2 dengan ditodong pistol di bagian kepala.
"Lilik ditodong pistol sampai lantai dua. Kami yang ada di lantai dua juga ditodong, ada yang bawa pisau," kata Arti di lokasi kejadian, Kamis (28/11/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka teriak terus cari brankas sambil menodongkan senjata," tandasnya.
Karena ketakutan, tidak ada karyawan yang menunjukkan lokasi brankas. Akhirnya para pelaku menggiring 7 karyawan ke dalam salah satu ruangan dan mengunci mereka dari luar. Setelah beberapa menit, karyawan yang disekap di dalam ruangan memberanikan diri membuka paksa pintu. Namun saat pintu dibuka, pelaku sudah tidak ada dan kantor dalam keadaan acak-acakan.
Uang setoran perusahaan distributor minuman kemasan dan minyak pelumas itu hilang Rp 41 juta. Juga belasan telepon genggam, tas, dan dompet milik karyawan.
Karyawan lainnya, Dinti Kristiani (22) mengaku masih mengingat ciri dari pelaku. Menurut Dinti, pelaku yang memakai penutup muka dan membawa senpi itu berkulit kuning langsat, pendek, dan gemuk. Sedangkan 3 lainnya yang tidak berpenutup muka bertubuh kurus.
"Yang tiga rata-rata tubuhnya langsing," ujar Dinti.
Unit Resmob Polrestabes Semarang segera melakukan penyisiran setelah memperoleh laporan peristiwa tersebut. Sementara itu Kapolsek Semarang Barat, Kompol Yani Permana mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut termasuk apakah senjata api yang dibawa asli atau tidak.
"Masih kami dalami, saat ini masih memeriksa saksi-saksi," kata Yani.
(alg/trw)










































