7 Orang Disekap Perampok Bersenjata di Semarang

7 Orang Disekap Perampok Bersenjata di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 28 Nov 2013 17:31 WIB
7 Orang Disekap Perampok Bersenjata di Semarang
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Aksi perampokan terjadi di Semarang, tepatnya di kantor CV Mitra Jaya di Jalan Puri Anjasmoro Blok EE nomor 5 Semarang. Tujuh karyawan disekap di dalam ruangan oleh pelaku yang membawa senjata api.

Salah satu karyawan, Arti Minarsih (37) mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, salah satu salesman CV Mitra Jaya, Lilik (26) yang berada di lantai satu didatangi 4 orang yang turun dari mobil Avanza merah. Kemudian Lilik dipaksa naik ke lantai 2 dengan ditodong pistol di bagian kepala.

"Lilik ditodong pistol sampai lantai dua. Kami yang ada di lantai dua juga ditodong, ada yang bawa pisau," kata Arti di lokasi kejadian, Kamis (28/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Empat pelaku yang salah satunya memakai penutup kepala itu membentak para karyawan. Mereka memaksa para karyawan untuk menunjukkan lokasi brankas.

"Mereka teriak terus cari brankas sambil menodongkan senjata," tandasnya.

Karena ketakutan, tidak ada karyawan yang menunjukkan lokasi brankas. Akhirnya para pelaku menggiring 7 karyawan ke dalam salah satu ruangan dan mengunci mereka dari luar. Setelah beberapa menit, karyawan yang disekap di dalam ruangan memberanikan diri membuka paksa pintu. Namun saat pintu dibuka, pelaku sudah tidak ada dan kantor dalam keadaan acak-acakan.

Uang setoran perusahaan distributor minuman kemasan dan minyak pelumas itu hilang Rp 41 juta. Juga belasan telepon genggam, tas, dan dompet milik karyawan.

Karyawan lainnya, Dinti Kristiani (22) mengaku masih mengingat ciri dari pelaku. Menurut Dinti, pelaku yang memakai penutup muka dan membawa senpi itu berkulit kuning langsat, pendek, dan gemuk. Sedangkan 3 lainnya yang tidak berpenutup muka bertubuh kurus.

"Yang tiga rata-rata tubuhnya langsing," ujar Dinti.

Unit Resmob Polrestabes Semarang segera melakukan penyisiran setelah memperoleh laporan peristiwa tersebut. Sementara itu Kapolsek Semarang Barat, Kompol Yani Permana mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut termasuk apakah senjata api yang dibawa asli atau tidak.

"Masih kami dalami, saat ini masih memeriksa saksi-saksi," kata Yani.

(alg/trw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini