Lokasi tumpukan kayu dan material bekas bangunan berada di jalur rel antara stasiun Sidareja dan stasiun Gandrungmangun, Cilacap, Jawa Tengah.
Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Surono, mengatakan berdasarkan laporan masinis KA Turangga, Ade S, lokomotif keretanya yang bernomor seri CC 20414 itu menabrak kayu dan material, Jumat (13/9/2013) dini hari. Akibatnya, lampu kabut sebelah kanan dan perangkat elektrik penyambung 2 lokomotif rusak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KA Turangga membawa 6 gerbong eksekutif. Sebelumnya, KA Kahuripan dengan lokomotif CC 20303 Jurusan Kediri- Kiaracondong melintas di lokasi yang sama. Saat itu, tumpukan kayu dan material bekas bangunan belum ada.
"Kami menduga pemasangan kayu dan batu di rel dilakukan setelah KA Kahuripan lewat, karena tidak ada laporan dari masinis KA Kahuripan," ungkapnya.
Surono menambahkan pemasangan benda berupa kayu dan batu di atas jalur rel dapat dikategorikan sebagai bentuk sabotase. Bisa menyebabkan kecelakaan, baik kereta anjlok dari rel atau terguling. PT KAI Daop 5 Purwokerto segera berkoordinasi dengan aparat keamanan terkait.
"Ini sudah merupakan tindakan sabotase. Kami berharap aparat bisa mengungkap dan menangkap pelakunya," pungkasnya.
(arb/trw)










































