"Kita masih minta keterangan saksi-saksi, namun untuk sementara kita duga ini kecelakaan murni. Kita segera akan memanggil pihak kontraktor PT Dwi Prakarsa Tamajaya di Jakarta," ujarnya saat ditemui di apartemen Majesty, Jalan Surya Sumantri, Rabu (3/9/2008).
Berdasarkan keterangan lima saksi yang semuanya adalah pekerja, kata Pratikno, miringnya gondola sehingga membuat Hasan terjatuh akibat crane penyangga gondola bagian kanan patah. "Bentuk penyangganya kan L dan bagian sikunya yang patah. Akibatnya gondola miring. Nah kebetulan Hasan berada di sebelah kanan sehingga tak mampu menyelamatkan diri," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini jenazah sudah dibawa dari RSHS menuju rumah keluarganya di Bogor. (ern/ern)











































