'Lebih Senang di Ruang Tahanan Daripada di Rumah Majikan'

Mutilasi Pasutri di Gunung Batu

'Lebih Senang di Ruang Tahanan Daripada di Rumah Majikan'

Baban Gandapurnama - detikNews
Senin, 01 Sep 2008 19:07 WIB
Lebih Senang di Ruang Tahanan Daripada di Rumah Majikan
Bandung - Perlakuan tidak manusiawi yang diterima oleh Firman Hudaya (23) membuat dia tidak betah di rumah majikannya. Firman mengaku lebih senang di ruang tahanan daripada di rumah majikannya.

"Saya lebih senang disini (ruang tahanan - red) daripada di sana (rumah majikan - red). Makanannya lebih baik daripada di rumah. Disini rendang dengan nasi hangat, di rumah daging dengan nasi basi," kata Firman saat ditemui di ruang tahanan Mapolresta Bandung Barat, Senin (1/9/2008).

Firman mengaku dirinya puasa. "Alhamdulillah saya sahur pakai rendang dan nasi hangat," ujar Firman sambil tersenyum dan terlihat tenang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Firman yang telah bekerja 1,5 tahun sebagai pembantu di kediaman korban di Komplek Cipta Graha Blok C no 6, Gunung Batu ini, mengaku kesal dengan perilaku majikannya yang dinilainya tak manusiawi.

Firman mengaku harus mengurus Ronald yang stroke, mulai dari makan hingga kencing korban selama 24 jam. Perlakuan tak baik dia dapat dari istri korban, Magdalena yang seringkali hanya memberikan nasi basi.

Firman membantai pasutri itu Sabtu (30/8/2008) sekitar pukul 11.00 hingga 13.00 WIB. Dengan sadis, dia memukul kepala para korban dengan kunci inggris. Bahkan Magdalena dia mutilasi. Kepala dan kedua lengan terpisah dari badan. Tak puas, Firman pun merebus kepala Magdalena dalam panci.
(afz/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads