Anak Korban Terus Nangis dan Jatuh Pingsan

Mutilasi Pasutri di Gunung Batu

Anak Korban Terus Nangis dan Jatuh Pingsan

- detikNews
Minggu, 31 Agu 2008 18:25 WIB
Anak Korban Terus Nangis dan Jatuh Pingsan
Bandung - Jenazah pasutri korban mutilasi Ronald Alimudin (60) dan Sri Magdalena (45), tiba di rumah duka Santo yusuf, Jl. surya Kencana, Bandung, pukul 11.00 WIB. Peti tiba dalam keadaan tertutup setelah sebelumnya dilakukan otopsi di RS Hasan Sadikin.

Putri tunggal korban, Retno (21) dikabarkan sering pingsan dan menangis tak jauh dari peti kedua orang tuanya.

"Anaknya sering nangis dan pingsan. Nggak lama sadar pingsan lagi," tutur salah seorang petugas rumah duka Santo Yusuf, Yusuf (51), saat ditemui di A.P.K Santo Yusuf, di Jl surya Kencana no 4, Bandung, Minggu (31/8/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari pantauan detikbandung, puluhan kerabat serta famili korban terus berdatangan. Kedua korban di tempatkan di ruang C A.P.K Santo Yusuf.

Dari kabar yang dihimpun, rencananya kedua korban akan dimakamkan di pemakaman di kawasan Leuwi Gajah. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, Pelaku pembunuhan dan mutilasi pasutri, Firmansayah Hudaya, mendiami hotel prodeo Polresta Bandung Barat. Mengenai kejiwaan pelaku, penyidik akan meminta bantuan dokter kesehatan Polda Jabar.
(ahy/ern)


Berita Terkait