"Bila toh Amrozi cs mati oleh regu tembak, biarkan mereka dikubur di liang lahat dengan kondisi berlumuran darah, tidak perlu dishalatkan ataupun dimandikan," ujar ketua Garis Pusat, Chep Hernawan, dengan nada tegas kepada detikbandung, Selasa (26/8/2008)
Lebih lanjut Chep menuturkan bahwa langkah ini diambil atas dasar sebagai simbol jihad. Dirinya pun menuturkan jika pihaknya tetap akan membawa jenazah dalam kondisi apapun ke Cianjur untuk pemakaman.
"Pokoknya kepastian jenazah akan dimakamkan entah itu mati ditembak atau meninggal sebelum eksekusi, kami akan tetap akan membawa jenazah ke cianjur dengan pihak keluarga," Kata Chep menegaskan.
Selain itu, Garis pun berencana akan menyiapkan ribuan anggotanya untuk mengawal jenazah Amrozi cs dari tempat eksekusi ke liang lahat yang telah disiapkan di Kampung Bobojong, Kabupaten Cianjur ini.
"Amrozi cs bukan saja milik keluarga semata. Melainkan juga sebagai simbol kaum Islam," ujar Chep Hernawan.
(ahy/ern)











































