Arif (30) pemilik warung nasi di Jalan Kancra, misalnya. Ia mengaku sudah mengkalkulasi pengaruh kenaikan elpiji terhadap usahanya. Kesimpulannya, Arif terpaksa ikut menaikkan harga dagangannya.
"Terpaksa saya harus menaikkan harga jualan saya, kira-kira Rp 500 per porsinya. Di samping karena harga gas naik, harga minyak tanah juga gila-gilaan," ujar Arif kepada detikbandung ketika sedang membeli elpiji di penyalur, Senin (25/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang pasti akan naik, tetapi saya belum bisa menentukan berapa besar," jelasnya. (lom/lom)










































