"Jangan sampai ada anggapan jika mereka pergi tuh untuk liburan saja tanpa ada tujuan jelas. Sebaiknya mereka menuliskan pengalamannya di media massa sebagai salah satu pertanggungjawaban pada publik. Tujuh hari di Beijing tuh ngapain aja," ujar Haru kepada detikbandung, Jumat (22/8/2008).
Meski mengaku kurang setuju dengan kepergian dua anggota dewan yang berasal dari PKS yaitu Husni Muttaqien dan Deni Nursani, Haru menyatakan pihaknya tak bisa melarang karena kapasitas mereka saat pergi untuk mewakili pemerintah Kota Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Haru, persoalan ini harus menjadi catatan untuk ke depan. Di mana program serupa seperti studi banding ke luar negeri lebih baik. "Ya seperti persoalan waktu sekarang ini. Kita juga sudah kritisi kenapa baru berangkatnya saat akhir-akhir olimpiade akan berakhir, kenapa tidak di awal-awal. Mungkin karena terbentur Pilwalkot," kata Haru.
"Ini pelajaran bagi kami ke depannya. Kami menyerukan para seluruh pejabat untuk lebih efisien untuk menggunakan dana terkait APBD," tegasnya. (ern/ern)










































