Ketiga jenis motor tersebut yaitu Honda Tiger tahun 2004, Ninja tahun 2004, Honda Revo tahun 2007.
Menurut sang pemilik, Ari Manopo (46) dia mengetahui pencurian tersebut berdasarkan laporan dari salah seorang karyawannya, Gun Gun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ari menuturkan, pencuri naik ke atas tembok yang tingginya tiga meter. Kemudian pelaku merusak atap genteng dan menjebol triplek langit-berukuran 1 x 0,6 meter. Pelaku membawa motor keluar dengan menjebol pintu depan berukuran tinggi 2 meter dan lebar sekitar 70 centimeter.
Dia menduga pelaku mengenal baik showroomnya. Sebab dia sudah memasang alarm tapi ternyata terlebih dahulu pelaku mematikan listrik. "Kebetulan semalam juga karyawan sedang liburan jadi kosong," tutur Ari ditemui di showroomnya.
Selain tiga unit motor, para pelaku pun mengambil satu unit CPU. dengan kejadian ini, Ari mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta. Di showroom ini terdapat sekitar 100 motor. Kunci kontak mengantung di masing-masing motor.
Ditambahkannya, sebulan yang lalu showroomnya sempat juga didatangi maling. Tapi maling tersebut tidak membawa motor hanya membawa jaket, handphone dan uang miliknya. Saat ini petugas dari Polsek Regol masih menyelidiki kasus ini. (ema/ema)











































