"Anjing ini untuk melacak jejak ataupun barang bukti. Namun tidak berhasil. Tadi sempat curiga saat anjing ini mengendus lama di ruang tengah. Sepertinya pelaku lama di ruang tengah. Mungkin dia lagi memikirkan bagaimana cara kaburnya setelah membunuh," ujar salah seorang petugas dari unit K9 Brigadir Kuspriyono usai menyisir TKP, Jumat (16/8/2008).
Kuspriyono juga menambahkan bahwa jejak pelaku di teras sudah tidak ada. "Bau pelaku di teras sudah rusak. Jadi anjing ini hanya sebentar saja mengendus di teras. Ini karena sudah banyak bau di teras tersebut," ungkap Kuspriyono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini kamar Dini telah dipasangi police line. Belum diketahui motif dari pembunuhan sadis ini.
Dini ditemukan tewas bersimbah darah, Jumat (15/8/2008) siang tadi sekitar pukul 12.45 WIB oleh Enjang, ayahnya. Dini tewas di kamarnya. dia terakhir terlihat sedang bercengkrama dengan seorang lelaki yang mengenakan baju berwarna putih di teras rumahnya pukul 11.45 WIB. (afz/ern)










































