Sekitar 30 orang yang mengatasnamakan 25 PAC PPP Kota Bandung mendatangi kantor DPC dengan membawa tujuh bilah bambu, Jumat (15/8/2008). Kemudian mereka masuk dalam kantor yang pintunya kebetulan tak terkunci. Rupanya beberapa pengurus DPC Kota Bandung tengah melakukan rapat.
Kemudian sebagian massa dari PAC ke luar kantor dan memasang dan memaku dua bilah bambu dengan posisi menyilang menutupi jendela kantor. Di kanan kiri pintu, dipasang dua buah karton yang bertuliskan 'DPC PPP Sudah dibekukan oleh DPW' dan 'DPC KOta Bandung disegel oleh PAC se-Bandung'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian massa PAC yang berada di dalam yang tengah negosiasi mencoba menenangkan massa di luar. "Lamun aya nu rusak, ku aing siah (Awas jangan ada yang rusak)," teriak salah seorang massa PAC di dalam.
Eman Suherman, Ketua PAC Batununggal, menuyatakan penyegelan ini dilakukan karena secara de facto DPW Jabar telah membekukan DPC Kota Bandung pada 9 Agustus 2008 lalu.
"Selama 2,5 tahun terakhir ini pengurus DPC tak bisa memenuhi program partai dan sudah berjalan di luar konstitusi partai," ujarnya kepada wartawan. Namun dia enggan menjelaskan masalah internal yang menyebabkan pembekuan DPC.
"Kami sudah meminta secara yuridis dibekukan, tapi ga digubris. Makanya kami hari ini datang untuk lakukan penyegelan sendiri," jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, negosiasi antara kedua belah pihak masih berlangsung. (ern/ern)











































