Menurut Kepala Sekolah SD Al-husainiyah M Yakub Husein kedatangan pria tersebut saat siswa beristirahat. Sekitar 9.30 WIB guru dan siswa melihat Uwe yang mengacung-acungkan parit. Karena panik para guru segera menyuruh murid masuk ke kelas.
Uwe sempat mengejar dan memukul-mukul tong sampah plastik sambil berteriak-teriak. "Aing teu ngeunah (saya tersinggung- red)," kata Yakub menirukan gerakan Uwe.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uwe langsung marah dan mengejar Yakub sambil mengacung-acungkan arit ke arah Yakub. Beruntung Yakub tidak terluka karena dirinya langsung lari menghindari kejaran Uwe.
Rupanya, Uwe merasa tersinggung dengan olok-olokan para siswa SD tersebut. "Sebelumnya beberapa siswa mengolok-olok Uwe dengan sebutan nu gelo (orang gila - red)," ujar Yakub.
Menurut keterangan beberapa warga, Uwe berprofesi sebagai pemulung dan tinggal di pinggiran kali Cikapundung yang ada di sekitar SD tersebut. Uwe berpenampilan kucel dengan kumis dan jenggot.
Kejadian berlangsung selama 10 menit. Tidak ada korban atau siswa yang terluka. Namun banyak siswi yang menangis ketakutan. Hal ini membuat Yakub memulangkan lebih awal siswa siswinya.
Polisi dari Polsekta Cidadap langsung mengamankan Uwe beserta arit yang dia pakai. Menurut keterangan dari salah seorang petugas, Uwe hanya akan dimintai keterangan atas tindakannya tadi. (afz/ern)











































