"Yang paling sering Joe P-Project. Dia mah rajin bolak-balik ke sini buat beli barang yang ada atau cuma nanya," jelas salah seorang penjual barang antik di Jalan Cihapit, Egy saat ditemui detikbandung, Rabu (13/8/2008).
Mengenai harga, menurut Egy ada perbedaan antara artis dengan kolektor. "Artis mah banyak duitnya, kalo kolektor kan sudah tahu barang. Jadi itu yang membedakan dalam menentukan harga jual," ujar Egy sambari tertawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun ini kurang peminatnya dibandingkan tahun lalu. Makanya kita akali dengan menjual barang-barang kecil yang juga antik. Seperti kaleng-kaleng antik yang dibuat tahun 60-an, dengan motif yang serba unik. Atau, lampu teplok bergambar potret wanita di bagian pengantung lampu teplok," ujarnya.
Usaha berjualan barang-barang antik tersebut dia tekuni bersama dengan kakak kandungnya. Egy membagi waktu dengan kakaknya secara bergiliran dalam setiap minggu.
(ahy/afz)











































