Kabiro Umum Pemprov Jabar Daud Achmad menyatakan Pemprov Jabar mewajibkan pemasangan bendera merah putih sejak 14 hingga 18 Agustus. "Pemasangan bendera ini antara bendera dan tiangnya harus proporsional," ujarnya kepada wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (12/8/2008).
Menurutnya mulai Jumat hingga Minggu (15-17/8/2008) akan digelar berbagai acara. Jumat pagi akan digelar sidang rapat paripurna istimewa dengan acara mendengarkan pidato kenegaraan presiden. "Sorenya di aula barat Gedung Sate ada pengukuhan Paskibra Jabar oleh Wagub Jabar," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian sekitar pukul 10.00 WIB, ada pawai kendaraan hias kirab merah putih dan karnaval seni budaya. Rutenya Jl Diponegoro, Jl Supratman, Jl Ahmad Yani, Jl Asia Afrika, Jl Gardujati, Jl Pasir Kaliki, Jl Pajajaran, Jl Cihampelas, Jl Abdul Rivai, Jl Cipaganti, Jl Terusan Pasteur, Jl Surapati, dan berakhir di Monumen Perjuangan.
Sabtu malam pukul 19.00 WIB, depan gedung pakuan ada acara Taptu atau pawai obor. Pesertanya TNI Polri, pelajar, pemuda, ormas, PNS, Korpri, Satpol PP, Linmas, dan drumband dengan inspektur upacara Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.
Pukul 00.00 WIB, di taman makan pahlawan Bandung ada apel kehormatan dan renungan suci dengan inspektur upacara Kapolda Jabar Irjen Pol Susno Duadji.
Kemudian Minggu (17/8/2008) pemberian remisi dipusatkan di LP Banceuy Bandung. Puncaknya, pukul 9.30 WIB ada upcara peringatan HUT RI ke 63 oleh Gubernur Jabar di Lapangan Gasibu. Pukul 15.30 WIB akan digelar upacara senja dan penurunan bendera.
Minggu malam pukul 20.00 WIB ada pesta kembang api dan hiburan rakyat di Gedung Sate dan ditutup dengan pertunjukan wayang golek pukul 21.30 di lapangan Gasibu.
"Para pedagang yang biasa mangkal di lapangan Gasibu hari minggu, kami sudah instruksikan untuk tak berjualan," ujar Daud. (ern/ern)










































