Demikian disampaikan Sekda Kota Bandung sekaligus Ketua Harian Persib Edi Siswadi saat meninjau latihan Persib di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Senin (11/8/2008).
"Karena BLI sudah menentukan pada tanggal 16 Agustus Persib harus bermain di Siliwangi dengan Persitara, maka Persib tak bisa pindah. Kalau kita menolak berarti BLI tidak akan mentolelir lagi dan tak mau bertanggung jawab lagi," ujarnya.
Karenanya, kata Edi, tadi siang pukul 14.00 WIB pengelola Persib sudah mengajukan izin ke Polda Jabar yang ditandatangani oleh ketua umum harian Persib yaitu dirinya sendiri. Pengajuan izin kepada kapolda adalah pertandingan dengan penonton.
"Jika diizinkan berarti itu hadiah besar dari kapolda. Itu hadiah yang luar biasa, makanya bagi bobotoh jangan lah berulah. Jika nanti berulah, berarti masyarakat Bandung tak akan bisa melihat lagi Persib hingga akhir kompetisi ini," ancamnya.
Edi kembali mengingatkan agar para bobotoh tak kembali berbuat anarkis. Dia minta pendukung fanatik Persib untuk bersikap dewasa. "Kalau diizinkan jangan lah bertindak konyol lagi," tegasnya.
Namun, kata dia, pada saat menonton para bobotoh tak diperkenankan memakai atribut Persib. "Di luar area stadion pun diharapkan tak ada atribut Persib. Jadi kepada pedagang mohon maaf dan mohon dimengerti. Bobotoh harus bersikap santun dan jangan bersikap anarkis. Jangan ada ejekan dan mengarah rasis. Hindari lemparan ke dalam lapangan," tegas Edi.
(ern/ern)











































