Bandung - Tak terpilih menjadi wali kota dan wakil wali kota Bandung, Taufikurahman dan Abu Syauqi akan kembali kepada profesinya masing-masing. Taufik memilih untuk kembali menjadi dosen dan Abu kembali konsen terhadap lembaga sosial yang dikelolanya.
"Saya kan back to basic. Saya kemarin mengundurkan diri dari dosen ITB, nah saya akan kembali mengajukan diri menjadi dosen. Tapi itu tergantung ITB, apakah masih mau menerima saya atau tidak untuk mengajar. Jika tidak, saya akan mencari tempat lain," ujarnya saat jumpa pers di RM Saung Rasa, Jalan Ahmad Yani, Senin (11/8/2008).
Dia berseloroh profesi wartawan pun akan dijabaninya. "Ya kalau ada koran yang mau menampung saya, saya mau jadi wartawan," selorohnya yang disambut gelak tawa tim sukses dan wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semengtara itu, Abu Syauqi menyatakan selama ini dirinya bergelut di bidang sosial. "Lembaga zakat yang saya kelola sudah bagus. Mungkin nanti saya akanย buka lembaga sosial lagi, seperti persoalan air. Pokoknya saya akan balik lagi sebagai penggerak sosial," janjinya. Abu Syauqi merupakan pendiri Rumah Zakat Indonesia (RZI).
(ern/ern)