Berdasarkan catatan AGRA Jabar-Banten, selama Januari hingga Agustus 2008 ada 3 kasus konflik agraria di Jabar. Ketiga tempat tersebut adalah Karangsari Kabupaten Garut, Tajur Halang Bogor dan Rumpin Bogor.
Menurut koordinator AGRA Jabar-Banten, Wowon, secara umum konflik agraria di daerah tersebut merupakan konflik agraria antara kaum tani dengan perkebunan baik pemerintah ataupun swasta, Perhutani, pertambangan serta pihak militer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tuduhan terhadap mereka ini antara lain pengrusakan barang perkebunan yang menjadi sengketa di perkebunan PT Condong. Selain itu juga ada intimidasi terhadap petani dengan pengepungan rumah-rumah penduduk," tutur Wowon saat diskusi di sekertariat Forum Diskusi Wartawan Bandung (FDWB) Jalan Singaperbangsa No 1, Senin (11/8/2008).
Selain itu, masih menurut Wowon, ketenangan warga terganggu karena aparat membuat camp di daerah sengketa tersebut.
"Aparat mendirikan camp di wilayah sengketa. Hal ini menimbulkan kondisi psikologis warga tergangu karena merasa dalam tekanan," pungkas Wowon.
(ern/ern)










































