Hal itu terlihat dalam aksi mereka kemarin, Jumat (8/8/2008) di Kejati Jabar, Jalan Martadinata. Aksi ini diikuti sekitar 6 orang. Saat berunjuk rasa, seorang dari mereka berorasi menggunakan alat pengeras suara. Bahkan, dua di antaranya membentangkan poster dari bahan karton.
Isi posternya berisi, "Rumah Zakat Milik Siapa". Satunya lagi berbunyi, "Audit Rumah Zakat Indonesia".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dijepret kamera, S dan satu orang lainnya yang memegang poster seperti enggan terekpos. Mereka terlihat menutup wajahnya dengan poster.
Sementara itu, saat detikbandung konfirmasi ke Koordinator KMB Hasan, dia mengaku mengenali sosok S. Dia kenal S sebagai aktivis salah satu LSM di Bandung.
Kedekatan antara KMB dan S hanya secara emosional. "Secara emosional, S sering main ke basecamp KMB," ujar Hasan.
Menurutnya, alamat KMB yang tertera di kop surat dan ditemukan pada aksi teror di RZI, bukanlah alamat asli. "Itu merupakan alamat kosan si S," ungkapnya.
Lantas, adakah kaitannya antara aktivis mengaku dari KMB yang berdemo di Kejati Jabar dengan aksi teror pelemparan batu yang dilakukan dua pelaku tak dikenal di RZI? Guna memastikan kebenarannya, pihak berwenanglah yang bisa mengungkap.
(bbp/ema)










































