Keterangan yang didapat dari Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI), KMB merupakan organisasi mahasiswa yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu nasional dan global.
"Saya pernah dengar namanya dan pernah bertemu dengan orang-orangnya. Mereka cukup eksis dalam menyikapi masalah kebijakan pemerintah. Khususnya kebijakan yang tidak populis seperti kenaikan harga BBM," ujar Ketua Umum PMKRI Thomas Timothy saat dihubungi detikbandung, Jumat (8/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbeda dengan Thomas, aktivis Aliansi Kerukunan Umat Beragama (Akur) Yaman Didu mengaku tidak pernah mendengar nama KMB di dunia pergerakan.
"Saya belum pernah dengar nama tersebut. Saya baru tahu tadi setelah di kontak sama rekan-rekan mengenai kasus perusakan Rumah Zakat Indonesia," ujar Didu dihubungi secara terpisah.
Diberitakan sebelumnya, pelaku aksi teror RZI memberikan selebaran yang berkop surat Kelompok Muda Bandung (KMB) dengan alamat Sekretariat Jalan Sapu Jagat No 14 Sukaluyu Bandung.
Saat detikbandung berusaha menelusuri alamat tersebut, lokasi tersebut ternyata adalah kos-kosan mahasiswa dan karyawan. Ada 10 kamar dan satu ruang studio musik di kos-kosan dua lantai tersebut. Setiap kamar langsung menghadap halaman.
(afz/ema)











































