Karya pertama yang ditampilkan di lokasi Taman Cikapayang yaitu karya Budhi Adhi Nugroho, alumni Seni Rupa ITB. Gagasannya ialah patung bentuk jerapah yang difungsikan tempat menunggu angkutan kota (shelter).
Patung berbentuk bunga bangkai adalah karya Arief Tousiga yang juga alumni Seni Patung ITB. Keunikan karya Arief ini adalah bagaimana bunga bangkai tersebut dalam logika pixel.
Sementara karya ketiga adalah hasil kolaborasi A.Rikrik Kusmara bekerjasama dengan Moch Agni (Magi, Mahasiswa Seni Patung ITB). Karya ini didasari gagasan tiang yang selalu menjadi salah satu pelengkap infrastruktur kota. Dari pemikiran ini, dikembangkan bagaimana tiang dapat muncul sebagai eye catcher dalam bentuk tiang yang dipilin ikat dengan warna menonjol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sambutan tidak kalah meriah juga diungkapkan Asisten Ekonomi Pembangunan Kesejahteraan Rakyat (Ekbang Kesra) Kota Bandung Taufik Rahman. "Saya sangat mengapresiasi adanya Public Art ini. Semoga ini menjadi kegiatan yang dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan Kota Bandung," ujarnya.
Kegiatan ini langsung menarik perhatian banyak orang. Para pejalan yang melintas dengan serta-merta mengabadikan dirinya di lokasi yang memang cukup nyaman untuk beristirahat. Bagi yang datang dengan berkendaraan, silakan parkir di toko-toko yang terdekat baru kemudian jalan kaki ke Taman Cikapayang. (lom/lom)











































