Abu Syauqi: Ini Black Campaign Jelang Pencoblosan

Rumah Zakat Indonesia Diteror

Abu Syauqi: Ini Black Campaign Jelang Pencoblosan

- detikNews
Jumat, 08 Agu 2008 16:46 WIB
 Abu Syauqi: Ini Black Campaign Jelang Pencoblosan
Bandung - Dua hari menjelang Pilwalkot Bandung suasana kian memanas. Aksi saling menyudutkan kandidat terus bergulir. Abu Syauqi menilai aksi pelemparan ke kantor Rumah Zakat Indonesia (RZI) dan selebaran yang mendeskreditkan RZI adalah black campaign.

"Pastilah ini terkait dengan Pilwalkot karena di selebarannya juga sudah jelas tertera seperti itu," tutur Abu Syauqi saat dihubungi detikbandung, Jumat (8/8/2008).

Abu Syauqi pun menyebutkan sejak shubuh tadi dirinya menerima selebaran-selebaran yang meminta pengauditan RZI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya ada sekitar enam atau tujuh selebaran dari kalangan yang berbeda. Selebaran tersebut tidak hanya terkait tentang RZI tapi juga tentang tudingan poligami yang dilayangkan kepada dirinya.

"Kami sudah mendapatkan berim-rim selebaran yang juga disebar di mesjid-mesjid," ujarnya.

Padahal Abu Syauqi mengaku selama dua tahun RZI sudah diaudit secara rutin oleh auditor independen. "Hasil audit juga dilaporkan di media massa," jelasnya. Abu Syauqi sendiri mengaku sejak tahun 2005 posisinya di RZI hanya sebagai dewan pembina.

Menurut Abu Syauqi, dalam selebaran tersebut juga terdapat laporan-laporan keuangan RZI yang di mana Rp 3 miliar disumbangkan untuk kampanye Trendi. "Padahal laporan itu bukan laporan RZI. Kalau memang iya sebaiknya datang saja ke kantor," tuturnya.

Abu menambahkan, dengan adanya black campaign tersebut dirinya tidak mau menuduh pihak manapun. "Tapi pastinya ini berhubungan dengan Pilwalkot, nggak mungkin kalau tidak berhubungan," ujarnya.

Abu Syauqi yang mempunyai nama asli Deni Triesnahadi merupakan calon wakil wali kota Bandung yang diusung PKS. Dia bersanding dengan calon wali kota Taufikurahman. (ema/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini